Jumat, 21 Desember 2012

NATAL DAN KRISTEN BUKAN AJARAN YESUS

NATAL DAN KRISTEN BUKAN AJARAN YESUS

Zhahir Khan, Ketua Umum Lembaga Kristologi Indonesia, menyatakan Yesus atau Nabi Isa as itu tidak tahu menahu sama sekali dengan natal atau agama Kristen. “Karena sebenarnya yang membuat dan menyebarkan agama Kristen itu adalah Paulus, bukan Yesus,” tegasnya kepadamediaumat.com (15/12)

Zhahir pun mengutip pernyataan Max I Dimont. “Orang tidak boleh lupa bahwa Yesus itu tidak pernah beragama Kristen. Kata ‘Kristen’ pertama kali dipakai di Kota Antiokia, Yunani, sekitar tahun 50 Masehi, oleh Paulus,” ungkapnya mengutip buku yang ditulis sejarawan Yahudi yang berjudul The Indestructible Jews halaman 227.

Karena yang menciptakannya adalah Paulus dari Yunani maka kitabnya ya berbahasa Yunani. Padahal Yesus berbahasa Aramik bukan bahasa Yunani. Kemudian, dari bahasa Yunani diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia. “Dari situ saja sudah terlihat ajaran Kristen tidak benar,” simpul Zhahir.

Kemudian Zhahir membandingkan dengan Islam. Dalam Alquran Allah SWT menegaskan Allah mengutus Nabi sesuai dengan bahasa tempat Nabi tersebut diutus. Makanya, Nabi Muhammad berbahasa Arab dan Alquran pun berbahasa Arab karena memang Nabi Muhammad diutus di Arab.

Sejak saat itulah, timbul ajaran-ajaran baru yang tidak pernah diajarkan oleh Yesus termasuk perayaan Natal. Jadi, lanjut Zhahir, hari Minggu, 25 Desember itu bukan hari dan tanggal kelahiran Yesus tetapi hari dan tanggal kelahiran dewa matahari.

Karena itu dalam bahasa Inggris, hari Minggu itu disebut sebagai Sunday (sun=matahari, day=hari) day of god of sun, hari dewa matahari. Dalam bahasa Jerman Sunday berarti Sonntag (sonne=matahari, tag=hari). Bahasa belanda juga sama zondag (zon=matahari, dag=hari). “Karena asal usulnya satu dari Yunani kemudian diterjemahkan ke bahasa-bahasa barat,” tegasnya.

Masih menurut Dimont di halaman yang sama, beber Zhahir, sampai sekarang tidak ada yang tahu kapan Yesus itu dilahirkan. “Kalau Desember itu jelas bukan kelahiran Yesus,” pungkasnya. (mediaumat.com, 20/12/2012)

Kamis, 20 Desember 2012

pacaran itu diluar pegangan tangan, didalem galau, nyesek, marahan | pernikahan itu diluar kalem, didalem romantis :D
lelaki yang minim kemampuan, menutupi kelemahannya dengan banyak berjanji | hati-hati dengan lelaki banyak janji, mau aja di-PHP
lelaki sejati tiada banyak janji, dia lebih memilih menikahi | setelah akad barulah dia bimbing sang istri, ucap janji setia nan suci
berjanji bisa dilakukan sembarang lelaki | janji suci hanya mungkin dari lelaki sejati

Hal terindah bila kita mampu berbuat kebaikan meski tak ada orang yang melihatnya dan tak ingin dilihat kecuali oleh-Nya...